RadiusNews.id, Minahasa- Pemerintah Kabupaten Minahasa dibawah Kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey SSi MAP, dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS, Serta Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania MM.M.Si, kembali menegaskan komitmennya dalam membangun fondasi spiritual di lingkungan birokrasi melalui pelaksanaan Ibadah Oikumene bertempat di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Rabu (6/5/2026)
Ibadah berlangsung dengan penuh rasa syukur, menjadi ruang refleksi bersama bagi seluruh jajaran pemerintah sebelum menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Hadir langsung dalam ibadah tersebut Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Watok Dondokambey-Lengkong, SE, Serta Sekda Dr. Lynda D. Watania.
Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai spiritual tetap menjadi pijakan dalam setiap kebijakan dan pelayanan publik.
Ibadah turut dihadiri Forkopimda Minahasa, para Asisten, Staf Ahli, Inspektur, Sekretaris DPRD, para Kepala Badan, Dinas dan Satuan, Direktur RSUD dan PDAM, para Kepala Bagian, hingga para Camat se-Kabupaten Minahasa serta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Lebih dari sekadar rutinitas keagamaan, kegiatan ini menjadi wadah mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat integritas aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas.
Ibadah dipimpin oleh Pdt. Meitha Tengker-Maliangkay, M.Th. Dalam renungannya yang diambil dari Roma 12:9-12, ia menekankan pentingnya kasih sebagai dasar utama dalam setiap pelayanan. Kasih yang tulus, tanpa kepura-puraan, menjadi kekuatan bagi setiap aparatur untuk bekerja dengan hati, saling menghargai, serta tetap setia dan bersukacita dalam menjalankan tanggung jawab.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk menjadikan kasih sebagai landasan dalam bertindak, sehingga setiap pelayanan yang diberikan bukan hanya memenuhi kewajiban, tetapi benar-benar menyentuh dan memberkati masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan pentingnya menjalankan tugas dengan iman dan ketulusan hati. Menurutnya, pekerjaan yang dilandasi iman akan menghasilkan pelayanan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Melalui ibadah ini, saya mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan iman, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Minahasa. Apa yang kita kerjakan bukan hanya tanggung jawab kepada pemerintah, tetapi juga bentuk pengabdian kepada Tuhan,” ujarnya.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Ibadah Oikumene ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat pelayanan yang tulus, menjaga sinergi antar perangkat daerah, serta mendorong terwujudnya Minahasa yang semakin maju dan sejahtera.
