RadiusNews.id, Langowan- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan di sejumlah sekolah di Kabupaten Minahasa hingga kini belum menyentuh siswa di SMP Negeri 6 Langowan. Padahal, program prioritas pemerintah tersebut sudah mulai bergulir sejak awal tahun 2026.
Kepala SMP Negeri 6 Langowan, Djeffry Wurangian S.Pd, membenarkan hal tersebut saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/5/2026). “Benar, sampai hari ini siswa kami belum menikmati program MBG. Kami sudah mengajukan data siswa dan siap dari sisi sarana, tapi masih menunggu giliran distribusi,” ungkap Wurangian.
Ia menjelaskan, pihak sekolah telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Minahasa serta tim pelaksana program di daerah agar sekolahnya dapat segera masuk dalam jadwal penyaluran.
“Kami berharap SMP N 6 Langowan segera masuk jadwal. Anak-anak juga sering bertanya kapan mereka dapat makan gratis seperti sekolah lain. Program ini sangat membantu, apalagi banyak siswa kami berasal dari keluarga petani,” tambahnya.
Berdasarkan data sekolah, SMP Negeri 6 Langowan memiliki lebih dari 150 siswa yang seharusnya menjadi sasaran penerima manfaat program MBG. Bahkan, pihak sekolah mengaku telah menyiapkan ruang makan sementara serta relawan guru untuk membantu proses distribusi apabila program mulai dilaksanakan.
Wurangian juga berharap pemerintah pusat melalui pengelola program, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani wilayah Kecamatan Langowan Barat, dapat mempercepat pemerataan pelaksanaan MBG agar tidak ada sekolah yang tertinggal. “Kami siap kapan saja. Yang penting semua anak bisa merasakan manfaat gizi yang sama,” tuturnya.
Pihak sekolah berharap program MBG dapat segera menyentuh para siswa di SMP Negeri 6 Langowan sehingga mereka juga dapat merasakan manfaat program pemerintah yang saat ini telah berjalan di sejumlah sekolah lain di wilayah sekitar.
