RadiusNews.id, Minahasa-Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, SSi, MAP, memimpin apel kerja bakti massal yang dilaksanakan di Stadion Maesa, Tondano, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam mendukung program Indonesia Bersih sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, dan tertata.
Dalam arahannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa kerja bakti massal bukan sekadar agenda rutin pemerintahan, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan fasilitas publik yang menjadi aset bersama.
Menurutnya, Stadion Maesa dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kerja bakti karena merupakan salah satu fasilitas publik yang harus dijaga dan dirawat secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur pemerintah.
“Kerja bakti ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud nyata kepedulian kita terhadap lingkungan. Kebersihan adalah cerminan kedisiplinan dan tanggung jawab kita sebagai aparatur pemerintah,” ujar Dondokambey.
Selain mengingatkan pentingnya membangun budaya bersih, Bupati juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat tingginya curah hujan dan perubahan cuaca ekstrem.
Ia menekankan bahwa ancaman banjir dan tanah longsor harus menjadi perhatian bersama, sehingga seluruh jajaran pemerintah daerah diminta tetap siaga serta peka terhadap kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.
“Saat ini kita juga harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat curah hujan tinggi dan perubahan cuaca ekstrem, termasuk ancaman banjir dan longsor,” tambahnya.
Usai pelaksanaan apel, seluruh ASN diarahkan untuk melanjutkan kegiatan dengan membersihkan ruang kerja masing-masing serta lingkungan sekitar kantor. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.
Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa keberadaan tenaga kebersihan tidak mengurangi kewajiban ASN untuk menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja maupun lingkungan tempat tinggal.
“Walaupun ada tenaga kebersihan, kita sebagai ASN harus menjadi contoh dan teladan. Budaya bersih harus dimulai dari diri sendiri,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN dan tenaga outsourcing yang selama ini terus menunjukkan semangat gotong royong serta kepedulian dalam setiap pelaksanaan kerja bakti.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan kerja sama menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan lingkungan pemerintahan yang tertib, bersih, nyaman, dan profesional.
“Dengan kebersamaan, pekerjaan berat akan terasa ringan. Inilah semangat yang harus terus kita pelihara,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk melaksanakan kerja bakti dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan sebagai bagian dari pengabdian kepada daerah dan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Ketua TP-PKK Minahasa, para asisten, Inspektur Daerah, kepala perangkat daerah, para camat, kepala bagian, unsur TNI-Polri, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
