RadiusNews.id, Langowan- Pesta demokrasi di Desa Waleure akan segera digelar besok 17 Juni 2026, Sosok figur pemimpin petahana, Tatty Femmy Pangkey, disebut-sebut menjadi kandidat terkuat untuk kembali menahkodai desa tersebut sebagai Hukum Tua.
Hal ini bukan tanpa alasan, kediaman Tatty terus didatangi ratusan warga dari berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari kelompok pemuda yang energik, tokoh masyarakat, hingga kalangan lansia tampak silih berganti memberikan dukungan moral yang siap memberikan hak suara.
Kehadiran warga di kediamannya dari berbagai usia ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Tatty selama ini diterima dengan baik oleh berbagai elemen masyarakat. Kedatangan mereka bertujuan untuk memberikan doa serta dukungan penuh agar Tatty dapat melanjutkan pengabdiannya.
”Kami merindukan kepemimpinan yang sudah terbukti. Kehadiran kami di sini adalah bentuk dorongan agar Ibu Tatty kembali memimpin dan melanjutkan program pembangunan di desa kita,” ujar salah satu warga yang hadir.
Masyarakat menilai, di bawah kepemimpinan Tatty Femmi Pangkey, Desa Waleure mengalami kemajuan yang signifikan. Ada tiga poin utama yang menjadi alasan warga menginginkan ia kembali menjabat:
1.Pembangunan Infrastruktur: Kelanjutan proyek fisik desa yang tepat sasaran.
2.Sosial Kemasyarakatan: Program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
3.Pelayanan Administrasi: Transformasi birokrasi desa yang dinilai makin cepat, transparan, dan mudah diakses.
Selain kinerja yang terukur, kepribadian Tatty menjadi magnet tersendiri bagi warga Waleure. Ia dikenal luas sebagai sosok yang rendah hati dan tidak membeda-bedakan status sosial. Sikapnya yang merakyat membuat komunikasi antara pemerintah desa dan warga terjalin tanpa sekat.
Dengan gelombang dukungan yang terus mengalir, posisi Tatty Femmi Pangkey diprediksi akan menjadi magnet utama dalam kontestasi pemilihan Hukum Tua mendatang.
Masyarakat berharap keberlanjutan program-program strategis dapat terwujud demi kemajuan Desa Waleure yang lebih baik.
