RadiusNews.id, Minahasa- Menanggapi beredarnya unggahan di media sosial yang menyinggung dugaan manipulasi pendapatan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Minahasa, Kepala Bapenda Minahasa, Jeffry M. Tangkulung, SH., MAP, memberikan klarifikasi tegas di Tondano, Rabu (17/6/2026).
Menurut Tangkulung, pengelolaan pendapatan daerah di Kabupaten Minahasa saat ini telah berbasis digital melalui berbagai aplikasi dan sistem online yang memungkinkan seluruh proses pencatatan, pelaporan, hingga pengawasan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan dapat ditelusuri.
“Tidak ada lagi yang disembunyikan. Semua sudah transparan karena pendapatan dikelola melalui sistem online,” tegas Jeffry M. Tangkulung saat dikonfirmasi media.
Ia menjelaskan, transformasi digital yang diterapkan Bapenda merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Salah satu inovasi unggulan yang saat ini diterapkan adalah Sistem Informasi Pengelolaan Pendapatan Daerah Minahasa (SIKAMANG). Aplikasi tersebut mendapat dukungan penuh dari Robby Dondokambey dan Vanda Sarundajang sebagai bagian dari upaya mendorong transparansi, efisiensi, serta optimalisasi pendapatan daerah berbasis teknologi informasi.
Menurut Tangkulung, melalui SIKAMANG seluruh data transaksi dan penerimaan daerah dapat dipantau secara real time sehingga mampu meminimalisir potensi penyimpangan sekaligus memperkuat sistem pengawasan internal.
Menanggapi tudingan yang beredar di media sosial, khususnya di Grup Facebook Kabupaten Minahasa, Tangkulung mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kalau ada dugaan atau pertanyaan, silakan dikonfirmasi secara langsung. Kami terbuka dan siap memberikan penjelasan sesuai data yang ada,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setiap informasi terkait pengelolaan keuangan daerah harus didasarkan pada data yang valid, hasil audit, serta mekanisme pengawasan resmi yang berlaku.
Ke depan, Bapenda Minahasa akan terus mengembangkan layanan digital di bidang perpajakan dan pendapatan daerah guna menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan bagi masyarakat.
“Era pengelolaan manual telah bergeser ke sistem digital. Semua transaksi dan pendapatan dapat ditelusuri melalui sistem yang ada. Transparansi bukan lagi sekadar slogan, tetapi sudah menjadi bagian dari tata kelola yang kami jalankan,” tutup Tangkulung.
