RadiusNews.id, Minahasa- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd, secara resmi menutup pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Alun-alun Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (10/7/2026). Penutupan dilaksanakan setelah seluruh kafilah dari kabupaten dan kota di Sulawesi Utara menyelesaikan seluruh cabang perlombaan.
Pada ajang bergengsi tersebut, Kafilah Kabupaten Minahasa berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan membawa pulang empat medali emas dan satu medali perak.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Minahasa, Hi. Syafaruddin Madepungeng, SE, menjelaskan bahwa empat medali emas diraih pada cabang Tartil Putra, Tartil Putri, Tilawah Anak Putri, dan Hifzil Qur’an 30 Juz yang masing-masing berhasil meraih Juara Terbaik I.
Sementara itu, pada cabang Syarhil Qur’an Putri, kontingen Minahasa yang berhasil melaju hingga babak final dan menempati posisi Juara II, sehingga menambah satu medali perak bagi Kabupaten Minahasa.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para peserta, pelatih, ofisial, serta dukungan dari berbagai pihak yang terus memberikan pembinaan kepada kafilah Minahasa,” ujar H. Syafaruddin.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, SSi, MAP, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, Pdt. Dolie Tangian, S.Th., yang telah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan MTQ. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pelatih, ofisial, dan unsur terkait yang telah berkontribusi dalam keberhasilan kontingen Minahasa.
Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, SSi, MAP., turut memberikan apresiasi kepada para kafilah yang berhasil mengharumkan nama daerah, termasuk peserta yang sukses melaju ke tingkat nasional.
Menurut Bupati, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an yang terus dilakukan oleh LPTQ Kabupaten Minahasa berjalan dengan baik dan mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi serta membawa nama baik Kabupaten Minahasa di tingkat yang lebih tinggi.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi, sekaligus memperkuat syiar Islam melalui pembinaan serta pengembangan seni baca Al-Qur’an di Kabupaten Minahasa.
