RadiusNews.id, Kotamobagu- Menjelang jam pulang sekolah hingga memasuki waktu-waktu rawan, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kotamobagu memperketat patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Senin (14/9/2026).
Patroli tersebut menyasar area sekolah, terminal, hingga kawasan pertokoan yang menjadi pusat aktivitas warga. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah tawuran antarpelajar, meminimalisasi gangguan kamtibmas, serta mengantisipasi tindak pidana seperti pencurian.
Dipimpin langsung oleh Kanit URC Polres Kotamobagu, Aiptu Miky Rori, personel menyisir lokasi-lokasi keramaian sembari melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Di lingkungan sekolah, petugas mengimbau para pelajar agar tidak mudah terprovokasi atau terlibat perkelahian. Siswa juga diminta segera melapor ke pihak sekolah atau kepolisian jika menemukan hal yang mencurigakan. Sementara di area terminal dan pertokoan, personel URC memantau situasi sekaligus berdialog dengan para pedagang, sopir, dan warga sekitar.
Kapolres Kotamobagu, AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa kehadiran Tim URC di lapangan merupakan bagian dari strategi pencegahan dini agar potensi gangguan keamanan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Polres Kotamobagu melalui Tim URC terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di sekolah-sekolah, terminal, dan pusat perbelanjaan. Tujuannya jelas: mengantisipasi tawuran antarpelajar serta mencegah gangguan kamtibmas dan pencurian,” tegas Abdul Kholik.
Ia juga berpesan agar para pelajar fokus pada pendidikan dan menjauhi aksi-aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan.
“Kami mengimbau para pelajar untuk fokus belajar. Kepada masyarakat, kami minta ikut berperan aktif. Jika melihat potensi gangguan keamanan, segera laporkan melalui Call Center 110 atau ke kantor polisi terdekat. Keamanan Kotamobagu adalah tanggung jawab kita bersama,” lanjutnya.
Kapolres menambahkan, patroli URC akan digelar secara rutin tanpa terbatas pada jam-jam tertentu. Polres Kotamobagu juga memperkuat koordinasi dengan pihak sekolah, pengelola terminal, dan pelaku usaha demi membangun sistem keamanan lingkungan yang lebih optimal.
Melalui langkah intensif ini, kepolisian berharap potensi kejahatan dan kenakalan remaja dapat ditekan sejak dini, sehingga aktivitas belajar-mengajar maupun kegiatan ekonomi masyarakat berjalan aman dan nyaman. (Jacky)
