RadiusNews.id, Langowan- Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat mengenai siswa SMAN 1 Langowan yang terlambat datang ke sekolah tidak diizinkan masuk pada jam pertama, pihak sekolah melalui Kepala SMAN 1, Moody Karundeng, S.Si, memberikan klarifikasi.
Dalam keterangannya pada Selasa (7/10/25) Kepala Sekolah membantah adanya larangan masuk bagi siswa yang datang terlambat. Ia menegaskan bahwa siswa tetap diperbolehkan mengikuti kegiatan belajar mengajar, namun terlebih dahulu diberikan sanksi sosial ringan seperti membersihkan halaman sekolah, memberi hormat bendera merah putih atau bentuk disiplin ringan lainnya.
“Tidak benar kalau siswa yang terlambat tidak boleh masuk sekolah. Mereka tetap kami izinkan masuk, hanya saja diberi sanksi sosial agar ada efek pembinaan dan disiplin waktu,” jelas Karundeng.
Ia menambahkan, kemungkinan siswa yang terlihat diluar sekolah pada jam pertama bisa saja berasal dari sekolah lain, bukan dari SMAN 1.
Kepala Sekolah juga mengimbau para orang tua untuk turut berperan aktif dalam mengawasi serta memastikan anak-anak mereka datang ke sekolah tepat waktu.
“Kami berharap kerja sama dari orang tua agar mengingatkan anak-anaknya supaya berangkat lebih awal, demi menumbuhkan kedisiplinan sejak dini,” pungkasnya. (HT)
