RadiusNews.id, Minahasa- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Minahasa yang ke-597, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S. memimpin rombongan sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara pada kegiatan ziarah ke makam para mantan Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Rabu (29/10/2025).

Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap jasa-jasa para pemimpin yang telah berkontribusi besar dalam membangun dan memajukan Kabupaten Minahasa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi pemakaman tokoh-tokoh pemimpin Minahasa terdahulu, yakni makam Alm. Kolonel TNI (Purn) Alex Lambertus Lelengboto, Mantan Bupati Minahasa periode 1982–1987, bertempat di Tompaso.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam Alm. Albert Robert Warouw, Mantan Bupati Minahasa periode 1954–1956, yang terletak di Desa Sendangan, Kecamatan Kakas dan kemudian Alm. Drs. Sinyo H. Sarundajang mantan Sekda Minahasa yang terletak di Kecamatan Kawangkoan yang merupakan ayah tercinta dari Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Vanda Sarundajang turut didampingi oleh jajaran pejabat pemerintah Kabupaten Minahasa, di antaranya Asisten II, Kadis Sosial Sosial, Kepala Badan Kesbangpol, Direktur RSUD Sam Ratulangi Tondano, Direktur PDAM, Kaban Pendapatan Daerah (Bapenda), para Camat Langowan Raya dan Tompaso, serta para Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah.
Wabup Vasung dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan HUT Minahasa ke-597, sekaligus menjadi momen refleksi atas jasa dan dedikasi para pemimpin terdahulu.
“Kami ingin mengingat kembali perjuangan para pemimpin sebelumnya yang telah meletakkan dasar-dasar pembangunan di Minahasa. Dengan kegiatan ini, kami menghormati dan mendoakan mereka, semoga semangat perjuangan dan pengabdian mereka tetap hidup dalam diri kita semua untuk melanjutkan pembangunan Minahasa yang lebih baik,” ujar Wabup Vasung.
Kegiatan ziarah berlangsung khidmat dan penuh makna, ditandai dengan peletakan karangan bunga serta doa bersama di setiap lokasi makam. Ziarah ini juga menjadi simbol kesinambungan antara generasi penerus pemerintahan dengan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian yang diwariskan oleh para tokoh pendahulu Minahasa.
