RadiusNews, Minahasa- Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menggelar Ibadah Oikumene awal bulan Juli yang dilaksanakan di Gedung Wale Ne Tou Minahasa pada Kamis (3/7/25). Ibadah ini dihadiri langsung oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, S.E., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si.

Turut hadir dalam ibadah tersebut Ketua DPRD Minahasa Drs. Robby Longkutoy, M.M., Wakapolres Minahasa Kompol Fenty Kawulur, S.E., perwakilan Dandim 1302 Minahasa Lettu Denny Paila, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Minahasa Bpk. Billy Rumagit, S.H. Ibadah juga diikuti oleh pengurus dan anggota TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan, FKUB, BKSAUA, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan apresiasi atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemkab Minahasa. Ia menyatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras, komitmen terhadap transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Pencapaian ini harus menjadi pemicu semangat untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan agar lebih efektif, efisien, dan bersinergi,” ujar Bupati.
Lebih jauh, Bupati juga menekankan pentingnya pembangunan spiritualitas di lingkungan ASN dan THL. Ibadah oikumene, menurutnya, menjadi ruang untuk menyegarkan kembali komitmen rohani dalam setiap tugas pelayanan publik.
“Kita harus menjadikan Tuhan sebagai pusat dari seluruh karya dan pengabdian kita. Profesionalisme tanpa landasan spiritualitas tidak akan membawa dampak yang utuh,” tambahnya.
Firman Tuhan dari Kitab Mazmur 126:3, “Tuhan telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita,” menjadi dasar renungan yang memperkuat makna ibadah tersebut.
Bupati menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa seluruh keberhasilan, termasuk capaian WTP, tidak terlepas dari anugerah dan campur tangan Tuhan Yang Maha Esa.
Ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita, menjadi momen penyegaran rohani sekaligus penguatan komitmen pelayanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.(HT)
(ADVETORIAL)
