RadiusNews.id, Minahasa- Komandan Kodim 1302/Minahasa, Letkol Inf Bonaventura Ageng F. S., melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Stasi Santa Theresia Parepei, bertempat di Desa Parepei, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa. Sabtu, (28/2/2026) pukul 10.00 WITA.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu Usup dari Keuskupan Manado dan diikuti kurang lebih 50 umat serta tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah doa dan ritus pembukaan, dilanjutkan dengan puji-pujian serta khotbah dan perenungan Sabda Tuhan yang menegaskan makna gereja sebagai batu karang iman sebagaimana sabda Yesus kepada Petrus, di lanjutkan pemberkatan dan peletakkan batu pertama oleh Uskup.
Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng Fajar Santoso menyatakan TNI mendukung pembangunan rumah ibadah sebagai wujud komitmen menjaga kerukunan, serta siap bersinergi demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pastor Fransiskus Marlino Lolok MSC (Pastor Paroki St. Rosa Delima Tondano), June Silangen SE.Ak., MM (Kaban Bapenda Provinsi Sulawesi Utara) mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Mayor Inf (Purn) Gabriel Sale (Ketua LCI Gereja Katolik St. Rosa Delima), Kapten Arm Jhoni (Pasilog Kodim 1302/Minahasa), Hansje Tommy Wuwungan, S.Pd., M.M. (Staf Ahli Bupati Minahasa Bidang SDM dan Kemasyarakatan), Dra. Joula Makarawung, MM (Pembimas Katolik Sulawesi Utara), Eightmi Moniung SH (Camat Remboken), Teni Harten Kasenda (Hukum Tua Desa Parepei), Serka Romi J. Supit (PJs Danramil 04 Remboken), serta sejumlah tokoh agama dan umat Stasi Santa Theresia Parepei.
Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah hingga seluruh rangkaian acara berakhir pada pukul 12.45 WITA.
Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya proses pembangunan fisik Gereja Katolik Stasi Santa Theresia Parepei sebagai simbol awal terwujudnya harapan umat untuk memiliki tempat ibadah yang lebih layak dan representatif.
