RadiusNews.id, Minahasa- Tim Resmob Polres Minahasa berhasil mengamankan tiga orang terlapor dalam kasus dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama, sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor:LP/B/204/IV/2026/SPKT/Polres Minahasa. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 18 April 2026, sekitar pukul 02.00 Wita di Desa Pulutan, Kecamatan Remboken.
Ketiga terlapor masing-masing berinisial VT (24), pekerjaan tukang, warga Desa Pulutan Jaga III; DK (21), pekerjaan tukang, warga Desa Pulutan Jaga II; serta YM (22), pekerjaan sopir, warga Desa Pulutan Jaga III. Sementara korban diketahui berinisial RS (38), seorang wiraswasta, warga Desa Pulutan Jaga I.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat ketiga terlapor berada di rumah seorang warga berinisial CR sambil mengonsumsi minuman keras bersama beberapa rekannya. Tak lama kemudian, korban datang dalam kondisi dipengaruhi alkohol dengan maksud mengajak salah satu temannya untuk pulang.
Namun, ajakan tersebut sempat ditanggapi oleh salah satu terlapor dengan meminta agar temannya tetap tinggal sejenak. Korban yang merasa tidak diindahkan kemudian melontarkan kata-kata yang dianggap menyinggung oleh para terlapor.
Akibat tersulut emosi, salah satu terlapor langsung mendekati korban dan melakukan pemukulan ke arah kepala. Aksi tersebut kemudian diikuti oleh terlapor lainnya yang turut melakukan penganiayaan menggunakan tangan kosong serta sebatang bambu.
Akibatnya, korban mengalami luka memar di bagian kepala, wajah, dan tangan. Setelah menerima laporan, Tim Resmob yang dipimpin AIPDA Hendra Mandang, SH, segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan ketiga terlapor tanpa perlawanan. Selanjutnya, para terlapor dibawa ke Markas Komando Polres Minahasa untuk diserahkan kepada piket Reserse Kriminal guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Minahasa, Steven J.R. Simbar, mengimbau masyarakat agar menghindari konsumsi minuman keras secara berlebihan yang dapat memicu terjadinya tindak kriminalitas, serta tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.
