RadiusNews.id, Minahasa- IPDA Ferdinand Tumiwa Perwira Polisi yang dipercayakan Kapolres Minahasa mengemban tugas sebagai Kanit Turjawali Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Minahasa, ia dikenal sebagai sosok humanis namun tetap tegas dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota kepolisian.

Hal ini terlihat dalam kegiatan razia pajak kendaraan bermotor yang digelar pada Selasa (15/7/2025) di jalan raya Langowan–Kawangkoan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pajak Nasional 2025 dan menjadi upaya bersama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam agenda tersebut, Satlantas Polres Minahasa mendampingi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Minahasa, bersama Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, serta Kepala Bapenda Minahasa yang memantau langsung pelaksanaan giat tersebut.
Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang memberikan apresiasi atas sinergitas dan konsistensi jajaran Satlantas Polres Minahasa, khususnya kehadiran KBO IPDA Hiskya Tuejeh serta Kanit Turjawali IPDA Ferdinand Tumiwa beserta tim dalam mendukung kelancaran pelaksanaan razia.
Saat diwawancarai RadiusNews.id, IPDA Ferdinand Tumiwa menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan aktif Satlantas kepada instansi terkait.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sejak kemarin, Senin (14/7/2025), pihaknya telah melaksanakan Operasi Patuh Samrat 2025 yang akan berlangsung hingga Minggu (27/7/2025).
“Operasi patuh samrat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polres Minahasa. Sasarannya adalah para pengendara dan pengemudi kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, dan pelanggaran lainnya,” jelas Tumiwa.
Ia menekankan bahwa operasi ini tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga edukatif dan persuasif. “Kami melaksanakan operasi secara humanis, dengan harapan masyarakat dapat memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas dan mematuhi aturan yang berlaku demi kebaikan bersama,” tambahnya.
IPDA Ferdinand Tumiwa pun berharap lewat operasi ini, masyarakat Minahasa semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Dengan pendekatan humanis dan ketegasan dalam bertugas, IPDA Ferdinand Tumiwa menjadi cerminan ideal dari sosok polisi yang dicintai masyarakat dan berdedikasi tinggi terhadap tugas serta tanggung jawabnya.(HT)
