RadiusNews.id, Minahasa- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Minahasa menyambut hangat kunjungan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia, Nusron Wahid, yang juga merupakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Kedatangan Menteri Nusron Wahid atau akrab disapa Gus Nusron, disambut langsung oleh Ketua Rois Syuriah NU Minahasa, Ikbal Durand, bersama Ketua Tanfidziyah PCNU Minahasa, Hi. Syafarudin Maddepungeng, serta jajaran pengurus NU lainnya, Kamis (17/7/25).
Dalam kunjungan yang sarat makna religius dan historis tersebut, Gus Nusron terlebih dahulu melaksanakan ziarah ke makam pejuang dan ulama besar, Kyai Modjo, yang menjadi simbol perjuangan dan penyebaran Islam di tanah Minahasa.
Usai ziarah, Gus Nusron melanjutkan agenda dengan silaturahim bersama warga dan tokoh masyarakat Kampung Jawa Tondano di Masjid Agung Af-Falah sekaligus sholat magrib bersama.
Kehadiran Gus Nusron di Kampung Jawa Tondano tidak hanya menjadi momentum silaturahim, tetapi juga menunjukkan kedekatan emosional antara pemerintah pusat, khususnya Kementerian ATR/BPN, dengan komunitas Nahdliyin dan masyarakat lokal.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Minahasa, serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa.
Ketua PCNU Minahasa, Haji Syafarudin Maddepungeng, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kunjungan Gus Nusron.
“Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi kami warga NU Minahasa dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, cinta tanah air, dan menjunjung tinggi semangat kebangsaan. Kami berharap sinergi NU dan pemerintah terus terjalin demi kemaslahatan umat dan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Rois Syuriah NU Minahasa, Ikbal Durand, yang diketahui merupakan sahabat lama Gus Nusron sejak masa pergerakan mahasiswa, turut menyampaikan kesan mendalam.
“Bagi saya pribadi, ini bukan sekadar kunjungan menteri. Ini adalah perjumpaan saudara seperjuangan. Kami pernah bersama di jalan dakwah dan kebangsaan sejak masa muda. Dan hari ini, melihat beliau merupakan sebuah kebanggaan tersendiri,” ujar Ikbal penuh haru.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai seluruh rangkaian kunjungan Gus Nusron di Makam Kyai Modjo dan Masjid Al-Falah Kampung Jawa Tondano, juga mempertegas komitmen bersama dalam merawat nilai-nilai sejarah, agama, dan kebangsaan di tanah Minahasa.(HT)
